Jl. Anggada II No. 2 Belawan, Sumatera Utara - 20411
061 - 6941907

Bea Cukai Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Ekspor

Di publish pada 06-08-2026 10:00:00

Bea Cukai Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Ekspor
Bea Cukai Sumut Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Ekspor

Dalam upaya memperkuat tata kelola pengawasan ekspor yang profesional dan akuntabel, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, bersama Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Agus Sujendro, melakukan peninjauan strategis terhadap standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan produk ekspor di PT Musim Mas serta fasilitas Balai Laboratorium Bea Cukai (BLBC) Medan pada Rabu (29/7). Kunjungan kerja ini difokuskan pada penguatan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), manajemen risiko lapangan, serta memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung dalam melaksanakan tugas pengawasan, guna mencapai target *zero accident* sekaligus menjaga optimalisasi layanan logistik nasional yang aman, disiplin, dan sesuai dengan standar protokol keselamatan yang berlaku."

Optimalisasi Pengawasan Ekspor melalui Standar K3

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, didampingi oleh Kepala Kantor Bea Cukai Belawan, Agus Sujendro, melaksanakan kunjungan kerja strategis ke PT Musim Mas dan Balai Laboratorium Bea Cukai (BLBC) Medan pada Rabu (29/7/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) pemeriksaan ekspor serta memastikan penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berjalan dengan optimal bagi seluruh personel di lapangan.

Fokus Pemeriksaan di Sektor Ekspor CPO

Dalam kunjungan ke PT Musim Mas, tim melakukan inspeksi mendalam terhadap seluruh alur pemeriksaan ekspor produk crude palm oil (CPO). Fokus utama dalam peninjauan ini meliputi beberapa aspek krusial untuk menjamin kelancaran arus perdagangan:

  • Kesesuaian instruksi kerja dengan regulasi yang berlaku.
  • Penerapan protokol keselamatan kerja di area industri.
  • Kesiapan fasilitas pendukung yang disediakan pihak perusahaan.
  • Pemeriksaan kondisi kesehatan personel sebelum diterjunkan ke lapangan.

Rudy Rahmaddi menegaskan bahwa efektivitas pengawasan tidak boleh mengabaikan keselamatan kerja. Menurutnya, keberhasilan pengawasan merupakan perpaduan antara ketepatan prosedur dan perlindungan maksimal bagi petugas.

Pentingnya Peran Koordinator Keselamatan

"Keselamatan personel merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kualitas pengawasan. Setiap prosedur harus dijalankan secara disiplin agar pelaksanaan tugas berlangsung aman, profesional, dan akuntabel," ujar Rudy Rahmaddi saat memberikan arahan di lokasi pemeriksaan.

Untuk mendukung komitmen tersebut, Rudy menekankan pentingnya keberadaan koordinator keselamatan pada setiap kegiatan di lapangan. Koordinator ini memiliki tanggung jawab vital dalam memastikan seluruh personel mematuhi SOP, melakukan pengawasan melekat terhadap implementasi K3, serta menanamkan budaya disiplin yang tinggi di setiap tahapan pemeriksaan ekspor.

Integrasi Budaya K3 di Balai Laboratorium Bea Cukai (BLBC)

Selain area operasional lapangan, rombongan juga meninjau Balai Laboratorium Bea Cukai Medan. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan kesiapan sarana kerja serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai bagi petugas laboratorium. Rudy menegaskan bahwa pengelolaan risiko harus menjadi bagian integral dari proses bisnis Bea Cukai, terutama pada aktivitas laboratorium yang memiliki risiko kimiawi maupun teknis yang spesifik.

Target Menuju Zero Accident

Dalam arahannya, Rudy menegaskan visi besar institusinya terkait keselamatan kerja:

  1. Meningkatkan profesionalisme petugas di lapangan maupun laboratorium.
  2. Membangun sistem pengawasan yang adaptif terhadap perubahan risiko.
  3. Mencapai target zero accident dalam setiap pelaksanaan tugas operasional.

Melalui upaya proaktif ini, Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara menunjukkan dedikasinya dalam memperkuat budaya keselamatan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga pelayanan terhadap arus logistik serta perdagangan nasional tetap berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek perlindungan dan kesehatan para pengawas di lapangan.



Isikan nama, email dan komentar Anda